Perhatikan Hal Ini Sebelum Mobil Kamu Melewati Kawasan Banjir

Posted on

1. Analisis Kondisi Jalan yang Akan Diterjang

Sebelum menerobos jalanan yang banjir, tentukan jalur yang akan dilewati. Jika memungkinkan pelajari kondisi jalan, pilih jalur dengan genangan withering rendah, dan paing minim hambatan seperti polisi tidur ataupun lubang. Ini bisa dilihat dari pergerakan mobil lain di lokasi banjir.

Untuk jalan yang terdiri dari beberapa jalur, withering aman adalah ambil jalur tengah atau withering kanan karena relatif lebih tinggi ketimbang jalur lainnya. Lebih aman apabila menggunakan rental mobil nusantara.

Selain itu perhatikan juga tinggi gengan air. Batas aman tinggi genangan air untuk diterobos adalah setengah dari tinggi boycott mobil. Pada ketinggian tersebut, air dipastikan masih berada di bawah admission mesin, aki, dan sistem kelistrikan di ruang mesin.

Saat melaju, bersabar dan perhatikan ketinggian di jalur yang akan dilalui. Gunakan benda di sekitar sebagai patokan, seperti pembatas jalan atau trotar. Lebih perfect lagi kalau ada mobil serupa yang juga menerjang banjir, pastikan ketinggian air tidak melewati batas.

2. Jaga Putaran Mesin

Jangan menerjang banjir dengan putaran mesin tinggi dengan alasan supaya mesin tak mudah mati atau untuk melawan air yang masuk lewat knalpot.Melaju dengan RPM tinggi memperbesar daya isap udara.

Jalankan mobil dengan putaran rendah di kisaran 1.500-2.000 rpm dan jaga putaran mesin agar tetap konstan dan mobil tidak melaju terlalu cepat agar tidak sulit dikendalikan.

Sebisa mungkin lepaskan injakan pedal kopling dan biarkan mesin melajukan mobil secara konstan. Tahan posisi transmisi di gigi 1 dan jaga agar laju mobil tidak tersendat sehingga kehilangan energy.

Untuk mobil transmisi otomatis, cukup masukkan gigi rendah atau L (Low). Jangan mempercepat atau menghentikan laju mobil secara tiba-tiba yang akan mengakibatkan air masuk ke dalam mesin.

3. Jaga Jarak Aman

Penting untuk menjaga laju kendaraan secara konstan dan memberi jarak dengan kendaraan di depan. Kecepatan stabil mencegah air masuk ke dalam ruang mesin.

Pastikan juga jarak aman dengan mobil di depan. Jalankan mobil setelah cukup yakin mobil di depan tak akan menghalangi laju sebagai langkah antisipasi bila mobil di depan mogok dan masih bisa melakukan manuver menghindar.

4. Hindari Arus Air Banjir

Beberapa banjir disebabkan oleh sungai besar yang meluap. Biasanya banjir seperti ini disertai dengan arus air yang mengalir deras memotong jalur lintasan jalan. Kalau sampai terjadi, nyawa taruhannya. Urungkan niat menerjang banjir kalau situasi seperti ini.

5. Keringkan Rem dan Kopling

Hindari langsung menambah kecepatan usai melewati genangan air. Bila masih terasa belum ideal, ulangi lagi cara di atas sampai pengereman kembali ordinary. Lakukan expositions serupa pada pedal kopling jika mobil Anda bertransmisi manual.

Amati pula kondisi mobil, apakah ada suara aneh dan tidak biasa. Perhatikan pula board instrumen jika ada indikator kerusakan menyala. Bila ragu, sempatkan sejenak untuk menepi dan memeriksa lebih cermat.