bed rumah sakit manual

Jenis – Jenis Bed Rumah Sakit Beserta Dengan Cara Menggunakannya

Posted on

Furniture rumah sakit adalah segala perlengkapan yang digunakan untuk menunjang kebutuhan yang ada di rumah sakit, salah satu furniture rumah sakit yang penting adalah bed rumah sakit. Semua jenis rumah sakit maupun klinik harus memiliki bed rumah sakit, karena bed ini bukan hanya digunakan untuk kepentingan rawat inap saja, namun untuk pemeriksaan medis yang ringan juga membutuhkan bed rumah sakit.

Secara umum bed rumah sakit memang digunakan untuk keperluan pasien rawat inap. Namun, ternyata bed rumah sakit juga dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan pasien. Oleh sebab itu, faktor keamanan dan kenyamanan dari sebuah bed rumah sakit juga diperhatikan. Bed rumah sakit sendiri memang sudah dirancang dan didesain sedemikian rupa untuk menyesuaikan keadaan pasien. Nah, ada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai beberapa jenis bed rumah sakit beserta dengan kegunaannya. Simaklah penjelasannya berikut ini.

 

Jenis – Jenis Bed Rumah Sakit Dan Kegunaannya

Jenis bed rumah sakit yang disediakan oleh rumah sakit biasanya tergantung pada jenis kamar dan pelayanan pasien. Bahkan setiap rumah sakit juga memiliki standar bed rumah sakit yang berbeda – beda. Secara umum bed rumah sakit terbagi menjadi 2 jenis, bed rumah sakit manual dan bed rumah sakit elektrik. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya.

 

1. Bed Rumah Sakit Manual

bed rumah sakit manual

Bed Rumah Sakit Manual biasanya digunakan pada ruang kamar kelas 3 (bangsal) yang biasanya setiap kamar diisi 4-5 pasien. Pada kamar kelas ini biasanya pihak rumah sakit memberikan jenis bed rumah sakit yang hanya berfungsi untuk tidur saja. Jenis bed rumah sakit manual sendiri memiliki beberapa tipe yang didasarkan pada jumlah putaran atau engkolnya, diantaranya :

  • 1 crank / putaran (jenis bed yang hanya memiliki naikkan punggung saja)
  • 2 crank / putaran (jenis bed yang memiliki naikkan punggung dan naikkan kaki)
  • 3 crank / putaran (jenis bed yang memiliki naikkan punggung, naikkan kaki, dan juga naik turun seluruh badan)

 

Cara menggunakan :

Apabila anda ingin menaikkan bed pasien, putarlah bagian engkol searah jarum jam sampai pada tinggi yang anda inginkan. Jika ingin menurunkan bed pasien, putarlah engkol berlawanan arah jarum jam. Engkol atau putaran tersebut biasanya ada di bagian bawah tempat tidur pasien. Apabila anda ingin mengoperasikannya, biasanya pasien akan dibantu oleh keluarga atau perawat. Untuk berat putaran pada engkol sendiri menyesuaikan dengan berat badan pasien yang ada di atas tempat tidur.

 

2. Bed Rumah Sakit Elektrik

bed rumah sakit elektrik

Jenis Bed Rumah Sakit Elektrik biasanya sudah tersedia di kamar kelas 2 dan kamar kelas 1. Untuk jenis bed rumah sakit elektrik hampir sama dengan bed rumah sakit manual, perbedaannya adalah terdapat tambahan jenis bed 4 crank / putaran. Jenis tersebut diantaranya :

  • 1 crank / putaran (jenis bed yang hanya memiliki naikkan punggung saja)
  • 2 crank / putaran (jenis bed yang memiliki naikkan punggung dan naikkan kaki)
  • 3 crank / putaran (jenis bed yang memiliki naikkan punggung, naikkan kaki, dan juga naik turun seluruh badan)
  • 4 crank / putaran (jenis bed yang memiliki naikkan punggung, naikkan kaki, naik turun seluruh badan, serta miring naik / turun seluruh badan)

 

Cara menggunakan:

Bed rumah sakit jenis elektrik dapat dioperasikan dengan cara menekan tombol yang ada pada remote control sesuai dengan fitur yang anda inginkan. Biasanya remote control tersebut terletak di sebelah kiri tempat tidur pasien. Karena cara kerjanya yang menggunakan remote control, maka bed rumah sakit jenis ini dapat dioperasikan oleh siapapun termasuk pasien sendiri. Biasanya jenis bed ini juga dilengkapi dengan rem pada roda. Selain itu, bed rumah sakit jenis elektrik juga memiliki berbagai fasilitas lain, seperti kasur yang tebal dan empuk, bantal dan guling lebih dari satu, dan juga selimut yang tebal.

 

Seperti itulah sedikit penjelasan mengenai jenis – jenis bed rumah sakit beserta dengan cara menggunakannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.