Arti Karpet Masjid yang Belum Kamu Ketahui

Posted on

Arti karpet masjid yaitu sebuah benda yang di pakai umat islam untuk memunaikan ibadah shalat atau yang lain nya dengan melapisi lantai yang kita injak dan membikin nyaman para pemakai nya. Karpet masjid yaitu salah satu kebutuhan atau sarana paling penting dalam sebuah masjid, bagaimana tidak, umat muslim melaksanakan shalat sehari 5 kali dan khusus untuk pria di harus kan untuk shalat berjamaah di masjid karena derajat orang shalat berjamaah itu 27x lipat dari orang yang melaksanakan shalat sendirian di rumah maupun di tempat lain nya. Telah pasti apabila di masjid sudah mempunyai jamaah yang cukup banyak maka di perlukan karpet masjid untuk mereka berdiri, sujud dan gerakan shalat lain nya, agar mereka merasa nyaman dikala melaksanakan shalat berjamaah nya dan tidak memperoleh kan kendala seperti kedinginan dikala berdiri di atas lantai segera dan kepala merasa sakit dikala melaksanakan sujud. Karenanya karpet masjid lah yang paling penting dalam melaksanakan shalat. Kunjung yuk Perlengkapan Masjid.

Masjid berarti tempat beribadah. Akar kata dari masjid yaitu sajada dimana sajada berarti sujud atau patuh. Kata masjid sendiri berakar dari bahasa Aram. Kata masgid (m-s-g-d) ditemukan dalam sebuah inskripsi dari abad ke 5 Sebelum Masehi. Kata masgid (m-s-g-d) ini berarti “tiang suci” atau  “tempat sembahan”.Kata masjid dalam bahasa Inggris disebut mosque. Kata mosque ini berasal dari kata mezquita dalam bahasa Spanyol. Dan kata mosque kemudian menjadi populer dan dipakai dalam bahasa Inggris secara luas.Masjid berasal dari kata sajada yang artinya tempat sujud atau tempat menyembah Allah swt. Secara teknis sujud (sujudun) yaitu meletakkan kening ke tanah. Secara maknawi, apabila terhadap Kuasa sujud mengandung arti menyem-bah, apabila terhadap kecuali Kuasa, sujud mengandung arti hormat terhadap sesuatuyang dipandang besar atau agung. Walaupun sajadah dari kata sajjadatun menga-ndung arti tempat yang banyak dipergunakan untuk sujud, kemudian mengerucut artinya menjadi selembar kain atau karpet yang diciptakan khusus untuk salat orang per orang. Oleh karena itu karpet masjid yang benar-benar lebar, sedangkan fungsinya sama tetapi tidak disebut sajadah. Adapun masjid (masjidun) mempunyai dua arti, arti biasa dan arti khusus. Masjid dalam arti biasa yaitu seluruh tempat yang digun-akan untuk sujud dinamakan masjid. Setiap muslim boleh melaksanakan salat diwil-ayah manapun terkecuali di atas kuburan di tempat-tempat najis dan tempat yang menurut syariat islam tidak pantas untuk diciptakan solat

Walaupun masjid dalam pengertian khusus yaitu tempat atau bangunan yang dibangun khusus untuk melaksanakan ibadah, terutamanya salat berjamaah. Pengertian ini juga mengerucut menjadi, masjid yang dipakai untuk salat Jum’at disebut Masjid Jami`. Sebab salat Jum`at diikuti oleh orang banyak maka masjid Jami` biasanya besar. Walaupun masjid yang hanya dipakai untuk salat lima waktu, bisa di perkampungan, bisa juga di kantor atau di tempat biasa, dan biasanya tidak terlalu besar atau malah kecil pantas dengan kebutuhan, disebut Surau, artinya tempat salat. Di beberapa tempat, surau kadang-kadang dikasih nama langgar atau surau.

Kegunaan Dan Arti Karpet Masjid

 

Selain di pakai untuk ibadah shalat, masjid juga bisa di pakai untuk acara acara keagamaan lain nya, seperti acara memperingati maulid nabi dan acara marhaban bisa di lakukan di masjid, maka dari itu masjid sebuah tempat yang paling penting bagi umat islam untuk mengejakan apa yang di instruksi kan oleh Allah s.w.t. karpet masjid ini juga membantu kelangsungan dan kenyamanan dalam beribadah dan hampir seluruh masjid yang ada di seluruh indonesia sudah memakai karpet masjid untuk sarana umat islam dikala mereka berharap melaksanakan shalat berjamaah di masjid maka harus di ciptakan kenyamana untuk kelangsungan umat muslim beribadah dan membikin para jamaah kian khusyu dalam melaksanakan nya.

 

 

Pembuatan Sajadah

Ada beberapa sajadah oleh-oleh haji dari tetangga yang menumpuk di lemari, dan tidak terpakai.

Sebab memang kami lebih suka shalat tanpa alas apa saja, maksudnya agar wajah segera merekat di lantai dikala sujud…(untuk alasannya lihat di sini , di sini,  dan di sini)..jadi dari pada tidak dimanfaatkan akhirnya sajadah-sajadah tadi aku buat sebuah karpet kecil (kurleb:120X180cm). Untuk pembuatan sajadah lihat di bawah ini. baca juga yuk mengenai Sajadah Masjid Panjang.

1. siapkan jarum kristik dan pita. Masukkan pita ke lubang jarum dan buat simpul di salah satu ujung pita (lihat gambar).Caranya: tusukkan jarum ke salah satu ujung pita kemudian tarik, sisakan beberapa cm sehingga membentuk lingkaran.

2. Masukkan jarum ke lingkaran tadi kemudian tarik sampai terwujud simpul di ujung pita.

3. siapkan sajadah. Lepaskan rumbai di sisi sajadah.

4.susun sajadah.setiap sajadah saling menumpuk sekitar 1 cm di bagian sisinya.kemudian jahit tumpukan tadi dengan tikam feston.Setelah terwujud karpet, jahit pula seluruh sisinya dengan teknik feston tadi.

5. ambil rumbai yang sudah terlepas dari sajadah tadi. bagi menjadi 4 kemudian gulung dan jahitkan ke 4 sudut karpet tadi.

6. untuk sajadah wajah aku jadikan penutup bantal

sajadah sudah berubah jadi karpet kecil. Dapat dipakai sebagai alas duduk dikala belajar atau lainnya